PDI Perjuangan Jawa Barat
RSS/Feeds
HOME LINTAS JABAR NASIONAL AMANAT PARTAI STRUKTURAL ARSIP GALERI FOTO REDAKSI
Berita Terkait

Cukup Satu Putaran Buat Jokowi-Ahok

Senin, 02 Jul 2012 20:41 WIB · Joko Widodo mengaku tidak kehilangan optimisme meskipun ditinggalkan empat partai politik pendukungnya. Kepada warga Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2012), Jokowi mengungkapkan keyakinannya akan memenangkan Pemilukada DKI Jakarta pada 11 Juli 2012 mendatang.

 

Ahok Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun dari Warga

Senin, 02 Jul 2012 20:38 WIB · Calon wakil gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan dan Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama, kembali melakukan kampanye di sejumlah kawasan di Jakarta Selatan. Kampanye hari ini berbeda dari biasanya karena ia mendapat kejutan ulang tahun dari warga yang dikunjunginya.

 

Jokowi: Masyarakat Harus Terlayani

Senin, 02 Jul 2012 20:32 WIB · Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menilai status kelembagaan pengelola transportasi massal, seperti TransJakarta bukanlah masalah utama. Yang patut menjadi fokus pembenahan adalah apakah masyarakat sudah terlayani secara memuaskan dengan sistem yang ada.

 

Wagub DKI Gagap Jawab Pertanyaan Ahok Soal Dana Hibah

Senin, 02 Jul 2012 20:28 WIB · Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto kesulitan menjawab pertanyaan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tentang dana hibah dalam APBD DKI Jakarta 2012.

 

Jokowi Lantik Satgas Anti "Money Politics"

Senin, 02 Jul 2012 20:25 WIB · Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, melantik 500 anggota Satuan Petugas Anti Money Politics dan Satgas Anticurang dalam Pilkada DKI Jakarta pada 11 Juli mendatang. Satgas ini dibentuk untuk menghindari adanya kecurangan dalam masa pemilihan dan akan dibentuk di tiap wilayah kota untuk mengawal.

 
Kategori Berita Lainnya
Kamis, 22 Maret 2012 20:09 WIB
Home / Berita / Nasional / sumber: KOMPAS

Apa Kata Pedagang Glodok Soal Jokowi-Ahok?

Apa Kata Pedagang Glodok Soal Jokowi-Ahok?
JAKARTA, - Pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama diyakini akan membawa perubahan pada Jakarta. Alasannya, Jokowi-Ahok, sapaan akrab pasangan itu, dinilai akan memberikan sentuhan berbeda dalam menata Jakarta.
 
"Jokowi-Ahok kami yakin akan memberikan sentuhan kemanusiaan dalam menata Jakarta. Kalau sekarang, penataan lebih didasarkan atas nama kekuasaan," kata Ketua Asosiasi Pengusaha, Pedagang Kaki Lima dan Juru Parkir Gajah Mada-Hayam Wuruk saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Kamis (22/3/2012).
 
Menurut Lieus, panilaiannya bukanlah sanjungan kosong. Pasangan ini telah memberi bukti nyata saat memimpin daerah masing-masing. Jokowi selalu mengutamakan dialog dengan warga sebelum mengambil kebijakan.
 
"Warganya di Solo tidak merasa jadi obyek pembangunan. Mereka justru merasa dihargai, diwongke, dimanusiakan," ujar Lieus.
Lieus menganggap Ahok sudah teruji selama menjabat Bupati Belitung Timur dan anggota DPR RI. Ia menyebut pria yang berasal dari kampung 'Laskar Pelangi' itu sebagai tokoh yang bersih, transparan, dan profesional. Pendapat ini merujuk pada pembenahan birokrasi dan upayanya mengentaskan warga dari jerat kemiskinan yang dilakukan Ahok selama menjabat Bupati Belitung.
 
"Dia mungkin satu-satunya anggota DPR dan bupati yang memilih transparan menjelaskan ke warga pertanggungjawaban duit negara yang dia digunakan," kata Lieus.
 
Kombinasi dua tipikal pemimpin seperti inilah yang menurut Lieus akan menghadirkan perubahan pada Jakarta. Pedagang kecil, rakyat jelata mengharapkan pembaharuan sentuhan baru yang memanusiakan mereka dan menempatkan mereka sebagai pemangku kepentingan pembangunan kota.
 
"Ini dasyat untuk pembaharuan Jakarta," kata Lieus.
 
Hal serupa dikatan Apong, pedagang jam di lantai dasar Glodok City. Dia menyatakan belum mengenal pasangan Jokowi-Ahok secara pribadi. Namun dia mengaku sudah mendengar kelebihan-kelebihan mereka.
 
"Saya dari Jawa, jadi sudah dengar dari teman-teman di Solo soal Pak Jokowi. Dia disenangi banyak orang di sana," kata Apong yang mengaku akan pasangan berlatar belakang pengusaha itu.
 
Edo, pedagang elektronik di Lantai 1 Glodok City, juga mengemukakan hal serupa. "Jokowi dan Ahok Ideal. Kami bisa berharap apa yang sudah dilakukan di Solo dan Belitung bisa juga dibawa ke Jakarta," tutur Edo.
Oleh :Administrator sumber KOMPAS pada Kamis, 22 Maret 2012 20:09 WIBDibaca :697 KaliFormat Lain :Print FriendlyPDFTag :pilgub, dki
Like This :
 
Nasional

Saksi Rieke & Dede Tolak Tandatangan Berita Acara Rekapitulasi KPU Bandung

Jumat, 01 Mar 2013 17:34 WIB · Mediacenterpaten. Bandung - Saksi dari pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki, dan Dede Yusuf-Lex Laksamana menolak menandatangani berita acara hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Jabar tingkat Kota Bandung. Mereka protes lantaran menilai masih ada indikasi..

 
Berita Terbaru

Saksi Rieke & Dede Tolak Tandatangan Berita Acara Rekapitulasi KPU Bandung

Jumat, 01 Mar 2013 17:34 WIB · Mediacenterpaten. Bandung - Saksi dari pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki, dan Dede Yusuf-Lex Laksamana menolak menandatangani berita acara hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Jabar tingkat Kota Bandung. Mereka protes lantaran menilai masih ada indikasi..

 
 
 
DPD PDI Perjuangan Jawa Barat © 2010 INFOKOM
TOP Home · Arsip · Redaksi · Beriklan pada Kami · Privacy Policy · Terms of Use · Kontak Kami